MOTIVATION LETTER, YOUTH BRING CHANGE
Motivation Letter : youth bring change
Manusia kembali pada fitrahnya. Manusia adalah makhluk lemah yang dibekali hati dan akal oleh Allah SWT agar menjadi manusia yang kuat dan berperikemanusiaan. Manusia merupakan makhluk sosialis dan idealis, ia mampu bercengkrama dengan satu orang lebih dan membawa energi positif bagi sekitarnya. Manusia hakikatnya makhluk yang cerdas, ia ditanamkan oleh Allah SWT dengan keluhuran intelektual, kelapangan emosional dan keteguhan spiritual, serta dengan berbagai asumsi lainya yang menggambarkan sosok ideal seorang manusia. Lantas, apa yang harus dipersembahkan manusia kepada Allah SWT ? menyadari bahwa manusia adalah ciptaan Allah SWT yang paling Sempurna.
Motivation Letter ini aku tunjukan kepada Allah SWT yang denganya kita sebagai hamba ciptaanya tidak akan terlepas dari segala aturan, ketentuan, dan syariat yang telah tertanam dalam jiwa-jiwa setiap hambanya. Boleh saja kita menjadi seorang insinyur, dokter, pengusaha, politikus, ahli kimia, psikologi dan pakar-pakar pada bidangnya masing-masing, tapi jangan pernah lupakan Allah swt sebagai pencipta kita dan jangan pernah sekali-kali melalaikan apa yang sudah diberikanya sehingga kita dapat menjadi seseorang yang besar pada saat ini. Lalu, bagaimana jika Allah SWT mencabut segalanya yang kita punya, harta, tahta, bahkan kelaurga ? sangat malu rasanya jika kita jauh dari allah sampai lupa siapa yang sudah memberikan kehidupan ini.
(QS. An-Nur Ayat 45) “ Dan
Allah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian ada yang berjalan
di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang
lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang Dia kehendaki.
Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.”
Kemudian dipertegas dalam (Q.S
An Nur ayat 55) “Allah telah menjanjikan
kepada orang-orang di antara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan,
bahwa Dia sungguh, akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia
telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh, Dia akan
meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridai.”
“Sesungguhnya sebuah pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang di jalannya, semakin bersemangat dalam merealisasikannya dan kesiapan beramal dan berkorban untuk mewujudkannya. Keempat rukun ini – iman, ikhlas,semangat dan amal merupakan karakter yang melekat pada diri pemuda, karena sesungguhnya dasar keimanan itu adalah nurani yang menyala, dasar keihlasan adalah hati yang bertaqwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal adalah kemauan yang kuat. Itu semua tidak terdapat kecuali pada diri para pemuda” ( Hasan Al Banna ).”

Komentar
Posting Komentar